Minggu, 10 Januari 2021

Akibat Jarang Ganti Oli Motor

Oli Motor

Oli mesin memiliki fungsi untuk melumasi dan menyerap panas dari gesekan antara komponen-komponen mesin. Untuk itu, menggantinya di waktu yang tepat menjadi kewajiban setiap pemilik kendaraan. Jika Anda masih bingung kapan harus ganti oli motor dengan Idemitsu, jawaban paling aman adalah merujuk buku panduan kendaraan. Pasalnya, periode pakai oli di tiap motor bergantung pada jarak tempuh, kondisi jalan, serta cara berkendara seseorang.

Lalu bagaimana jika oli tidak diganti ketika sudah waktunya? Tentu saja akan berpengaruh pada performa kendaraan. Dan berikut ini adalah beberapa kondisi yang dapat terjadi:

1.       Suara mesin menjadi kasar. Efek samping pertama dari terlambat mengganti oli motor adalah adanya perubahan pada suara mesin. Hal ini disebabkan oleh sudah berkurangnya kemampuan oli untuk melumasi bagian-bagian mesin. Pada akhirnya, mesin terpaksa bekerja lebih keras dan menghasilkan suara yang kasar.

2.       Performa mesin menurun. Dampak kedua tentu saja turunnya kinerja mesin motor. Hal ini diakibatkan oleh kondisi oli yang mulai mengental. Sehingga, oli tak dapat melumasi mesin secara sempurna dan gaya tarik motor pun melemah.

3.       Boros bahan bakar. Efek buruk selanjutnya adalah pemborosan bahan bakar. Seperti dua poin sebelumnya, oli yang jarang diganti akan mengental dan kehilangan fungsi pelumasan. Walhasil, mesin harus bekerja lebih keras dengan cara mengonsumsi bahan bakar yang lebih banyak.

4.       Merusak komponen mesin. Tak hanya melemahkan kinerja mesin, oli yang jarang diganti pun bisa membuat komponen mesin motor Anda aus. Hal ini diakibatkan oleh berkurangnya fungsi oli untuk melumasi komponen mesin. Beberapa bagian mesin yang dimaksud meliputi piston, silinder, juga bearing kruk as.

5.       Overheat. Overheat adalah kondisi mesin yang menjadi terlalu panas. Seperti yang sudah disebutkan di atas, oli juga memiliki fungsi untuk menyerap panas dari gesekan antara komponen-komponen mesin. Nah, ketika oli mengental karena jarang diganti, guna ini pun tidak efektif lagi. Akhirnya, mesin motor Anda akan cepat panas berlebih.

6.       Mesin sulit dihidupkan. Akibat selanjutnya adalah mesin motor sulit dinyalakan. Bisa dibilang, dampak ini adalah kelanjutan dari kondisi overheat ketika oli tidak lagi berfungsi dengan semestinya. Karena mesin terlalu sering panas, tidak menutup kemungkinan motor Anda akan menjadi sulit dihidupkan. Kalau sudah begini, tinggal tunggu waktu saja sampai Anda perlu membawa motor Anda ke bengkel karena kerusakan total pada mesin.

7.       Mengotori mesin. Dampak terakhir adalah mesin menjadi kotor. Sebab, selain melumasi dan menyerap panas mesin motor, oli juga sekaligus berfungsi sebagai pembersih mesin. Kotoran seperti debu atau serpihan kecil yang tersangkut pada filter mesin akan terangkut ketika oli diganti. Tak ayal, ketika oli jarang diganti kotoran-kotoran ini akan tertinggal dan menumpuk di filter mesin.

Itu dia beberapa akibat yang akan terjadi pada motor Anda bila Anda jarang mengganti olinya. Nah, setelah tahu semua efek samping di atas, semoga Anda bisa senantiasa memerhatikan kualitas dan umur pakai oli motor Anda, ya.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Contact us

Nama

Email *

Pesan *